Panen Jagung di Senduro, Polisi Dampingi Petani Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Jawa Timur, Lumajang32 Dilihat

Globaltoday.id, Lumajang – Hamparan tanaman jagung yang menguning di Desa Sarikemuning, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, menjadi saksi sinergi antara kepolisian dan petani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kamis (16/7/2026),

Anggota Polsek Senduro Brigadir Redibya M., S.H., turun langsung ke lahan milik warga untuk memantau hasil panen sekaligus memberikan motivasi kepada petani agar terus menjaga produktivitas pertanian.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang menempatkan sektor pangan sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional.

Melalui program Polisi Penggerak Ketahanan Pangan, Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam meningkatkan produksi pertanian.

Di lahan seluas sekitar 0,45 hektare milik Yudi Haroyono, Brigadir Redibya menyaksikan proses panen jagung varietas Syngenta yang telah memasuki masa panen.

Usai memantau kondisi tanaman, ia juga berdialog dengan pemilik lahan mengenai hasil panen, kendala budidaya, hingga rencana penanaman berikutnya.

Brigadir Redibya mengatakan kehadiran Polri di tengah para petani merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemerintah mewujudkan swasembada pangan.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga ikut mengawal program ketahanan pangan. Kami ingin memberikan semangat kepada para petani agar terus produktif karena mereka memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan nasional,” ujarnya di sela kegiatan.

Ia mengimbau para petani agar tidak membiarkan lahan pertanian menganggur setelah masa panen selesai. Menurutnya, percepatan masa tanam menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kesinambungan produksi pangan.

“Kami mengajak para petani agar setelah panen segera kembali menanam jagung atau padi sesuai kondisi lahan. Dengan pola tanam yang berkelanjutan, produksi pangan akan tetap terjaga sehingga mampu mendukung program swasembada pangan nasional,” katanya.

Selain memberikan motivasi, Brigadir Redibya juga berdiskusi dengan petani mengenai pentingnya pemanfaatan pekarangan pangan bergizi sebagai salah satu sumber ketahanan pangan keluarga.

Sementara itu, pemilik lahan, Yudi Haroyono, mengaku senang mendapat perhatian dan pendampingan dari jajaran Polsek Senduro. Menurutnya, kehadiran polisi di lahan pertanian memberikan semangat tersendiri bagi para petani.

“Kami merasa diperhatikan. Kehadiran Bapak Polisi memberikan motivasi kepada kami agar tetap semangat bertani. Harapan kami hasil panen terus meningkat sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus mendukung kebutuhan pangan masyarakat,” ujar Yudi.

Ia berharap pemerintah bersama seluruh pihak terus memberikan pendampingan kepada petani, baik melalui penyuluhan, bantuan sarana produksi, maupun penguatan akses pasar agar kesejahteraan petani semakin meningkat.

Terpisah, Kapolsek Senduro AKP Wahono Pudji Santoso, S.H., mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung seluruh program pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas nasional.

Menurutnya, peran anggota Bhabinkamtibmas maupun personel Polsek di lapangan tidak hanya sebatas menjaga situasi keamanan, tetapi juga menjadi penggerak masyarakat dalam memanfaatkan potensi pertanian yang dimiliki desa.

“Program Polisi Penggerak Ketahanan Pangan merupakan bentuk komitmen Polri untuk hadir membantu masyarakat. Kami terus mendorong anggota agar aktif melakukan pendampingan kepada petani, mulai dari pemantauan lahan, memberikan motivasi, hingga mengajak petani memanfaatkan lahan secara optimal,” kata AKP Wahono.

Ia menambahkan, Kecamatan Senduro memiliki potensi pertanian yang besar sehingga perlu terus dijaga produktivitasnya melalui kolaborasi antara petani, pemerintah, dan aparat keamanan.

“Kami berharap sinergi ini mampu meningkatkan semangat petani dalam mengelola lahannya. Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Ketika produksi pertanian meningkat, maka ketahanan pangan daerah maupun nasional akan semakin kuat,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Senduro berharap para petani terus mempertahankan produktivitas lahan dan segera melakukan penanaman kembali setelah panen.

Langkah itu dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional sebagaimana menjadi salah satu fokus pembangunan pemerintah.

“Dengan kehadiran polisi di tengah aktivitas pertanian, diharapkan terbangun semangat gotong royong antara aparat dan masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri di sektor pangan, ” Pungkasnya