KAUR – Globaltoday.id — Pemerintah Kabupaten Kaur melalui TP-PKK Kabupaten Kaur resmi meluncurkan Sosialisasi Program Rumah Pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) Tahun 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Serba Guna (GSG) Pemda Kaur, Rabu (4/3/2026), ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga sebagai upaya nyata pencegahan stunting.
Sosialisasi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Kaur, Ny. Popy Tatriansy Gusril, didampingi Ny. Popy Hamid dan Ny. Yessy Efrida Nasrur. Dalam sambutannya, Ny. Popy menegaskan bahwa Program Rumah Pangan B2SA bukan sekadar agenda seremonial, melainkan gerakan edukasi berkelanjutan untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pola konsumsi sehat.
“Fokus utama kita adalah mengubah pola pikir masyarakat. Setiap keluarga harus mampu memanfaatkan potensi pangan lokal di sekitarnya. Konsumsi yang beragam dan bergizi menjadi kunci memutus rantai stunting dan gizi buruk di Kabupaten Kaur,” tegas Ny. Popy Tatriansy Gusril.
Sebagai bentuk implementasi nyata, Ketua TP-PKK Kaur juga melakukan demonstrasi memasak menu sederhana bergizi tinggi, seperti telur dadar kaya nutrisi. Aksi ini diharapkan mampu menginspirasi kader PKK untuk lebih kreatif dalam menyajikan makanan sehat bagi keluarga, terutama bagi ibu hamil dan anak usia dini.
Program yang digerakkan oleh Pokja PKK ini menyasar kelompok strategis, mulai dari kader PKK, pengurus posyandu, remaja putri, hingga calon pengantin. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan pemenuhan gizi seimbang—karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral—telah terpenuhi bahkan sebelum memasuki masa kehamilan.
Tak hanya menekankan pola konsumsi, sosialisasi Rumah Pangan B2SA juga mendorong pemanfaatan lahan pekarangan rumah sebagai sumber pangan mandiri.
Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kaur berkomitmen memberikan pendampingan teknis, bantuan sarana prasarana, serta membentuk desa percontohan Rumah Pangan B2SA.
Melalui sinergi TP-PKK dan pemerintah daerah, Kabupaten Kaur optimistis mampu membangun kemandirian pangan keluarga yang berkelanjutan demi melahirkan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan bebas stunting di Bumi Sease Seijeghan.
(Edison/Adv)






