Menteri Koperasi RI Kukuhkan KITMAS di Pamekasan, Perkuat Posisi Tawar Petani Tembakau Madura

Globaltoday.id, PAMEKASAN – Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. H. Ferry Juliantono, SE, AK, M.Si, secara resmi mengukuhkan Koperasi Induk Tembakau Madura Sejahtera (KITMAS), Sabtu (21/2/2026) pukul 15.30 WIB, di Graha Bawang Mas, Dusun Garuk, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

Pengukuhan tersebut dihadiri oleh Menteri Koperasi RI, Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, Dandim 0826 Pamekasan, Kapolres Pamekasan, seluruh kepala desa se-Kabupaten Pamekasan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terbentuknya koperasi induk tersebut. Ia juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat, koperasi desa Merah Putih akan segera terbentuk di wilayahnya.

“Alhamdulillah, KDKMP insyaallah minggu depan akan ada sebanyak lima koperasi desa atau kelurahan Merah Putih yang selesai dalam satu minggu ini. Kami mohon dukungan kepada Bapak Menteri Koperasi bersama Dekopin dan Dekopinda. Kami juga sudah sepakat dan mulai merintis bahwa Hari Koperasi tahun 2026 insyaallah untuk Jawa Timur ditempatkan di Pamekasan,” ujar Bupati.

Sementara itu, Menteri Koperasi RI, Dr. H. Ferry Juliantono, menegaskan bahwa pembentukan KITMAS merupakan langkah strategis untuk melindungi kepentingan petani tembakau, khususnya di Madura.

“Kita ingin melindungi kepentingan petani tembakau di Madura. Dengan adanya KITMAS, kita harapkan koperasi induk ini mampu membuat posisi tawar petani tembakau Madura terhadap pabrik-pabrik besar menjadi setara,” tegasnya.

Tokoh tembakau Madura, H. Her, juga menyampaikan bahwa perjuangan pembentukan koperasi tidak lepas dari keprihatinan terhadap rendahnya harga tembakau yang selama ini ditentukan sepihak oleh pabrik besar.

“Sebenarnya awal mula saya memperjuangkan harga tembakau itu agar tidak dipermainkan oleh pabrik-pabrik besar. Maka di Madura muncul pabrik-pabrik rokok, itu berawal karena tembakau dibeli oleh pabrik besar dengan harga murah,” ungkapnya.

Dengan dikukuhkannya KITMAS, diharapkan koperasi ini mampu menjadi wadah perjuangan petani tembakau Madura dalam meningkatkan kesejahteraan, memperkuat kelembagaan ekonomi, serta menciptakan sistem perdagangan tembakau yang lebih adil dan berpihak kepada petani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *