Globaltoday.id, Lumajang – Memasuki Bulan Suci Ramadhan 1417 Hijriah, Satgas Pangan bersama melakukan pengecekan ketersediaan stok serta pemantauan perkembangan harga Bahan Pokok Penting (Bapokting) di , Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jumat (20/2/2026).
Kegiatan tersebut merupakan langkah pengawasan terpadu guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, memastikan kelancaran distribusi, serta mengantisipasi potensi lonjakan harga dan kelangkaan bahan kebutuhan pokok selama Ramadhan di wilayah Kabupaten Lumajang.
Pengecekan dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Lumajang dengan melibatkan unsur Bapanas RI, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Lumajang, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lumajang, serta Bulog Kabupaten Lumajang.
Sekitar pukul 08.30 WIB, tim gabungan tiba di lokasi dan melakukan koordinasi awal untuk menentukan sasaran prioritas pengecekan.
Petugas kemudian menyisir kios dan los pedagang guna memantau langsung ketersediaan stok, harga jual, serta kelancaran distribusi berbagai komoditas strategis, seperti beras, gula, minyak goreng, telur, dan daging ayam.
Selain itu, petugas juga melakukan komunikasi dan wawancara dengan pedagang maupun konsumen untuk memperoleh data faktual terkait dinamika harga, pasokan barang, serta daya beli masyarakat selama Ramadhan.
Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Pras Adinata mengatakan bahwa hasil pemantauan sementara menunjukkan kondisi stok Bapokting di Pasar Randuagung masih relatif aman dan harga terpantau stabil.
“Dari hasil pengecekan lapangan, secara umum ketersediaan bahan pokok mencukupi dan belum ditemukan adanya lonjakan harga yang signifikan. Kami akan terus melakukan pemantauan secara berkala agar tidak terjadi praktik penimbunan maupun permainan harga,” tegasnya.
Ia menambahkan, pihaknya juga melakukan pengecekan terhadap pengepul ayam, telur, dan bahan sembako lainnya di wilayah Kabupaten Lumajang guna memastikan stabilitas harga terjaga mulai dari tingkat distributor hingga pedagang eceran.
Sementara itu, Kapolres Lumajang menegaskan komitmen kepolisian dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait pengendalian harga dan ketersediaan pangan selama Ramadhan.
“Kami berkomitmen menjaga situasi kamtibmas sekaligus stabilitas pangan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang, tanpa terbebani oleh kenaikan harga kebutuhan pokok,” ujarnya.
AKBP Ale mengimbau para pelaku usaha dan pedagang agar tetap mematuhi ketentuan yang berlaku serta tidak melakukan praktik yang merugikan masyarakat. Polisi, kata dia, tidak akan ragu mengambil tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran hukum di bidang pangan.
“Dengan pengawasan terpadu lintas instansi ini, diharapkan stabilitas pasokan dan harga pangan di Kabupaten Lumajang dapat terus terjaga sepanjang Bulan Suci Ramadhan,” pungkasnya






