Anggaran Belum Cair, SPPG Pasirian Hentikan Sementara Layanan MBG untuk 3.200 Penerima Manfaat

Globaltoday.id, Lumajang — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasirian, Kabupaten Lumajang, tidak beroperasi sementara pada Rabu, 4 Februari 2026. Penghentian layanan ini berdampak pada lebih dari 3.200 penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari jenjang TK hingga SMP.

Penghentian operasional SPPG Pasirian disebutkan memiliki alasan yang sama dengan terhentinya layanan MBG di sejumlah wilayah lain, termasuk Kecamatan Tempeh, yakni belum cairnya anggaran dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Aktivitas Dapur Tetap Berjalan Terbatas

Pantauan GlobalToday.id di lokasi dapur SPPG Pasirian menunjukkan bahwa pada hari penghentian layanan tersebut, aktivitas memasak tidak berlangsung seperti biasa. Sejumlah karyawan terlihat mencuci ompreng dan melakukan kegiatan penunjang lainnya.

Salah satu karyawan SPPG Pasirian yang ditemui awak media dan meminta identitasnya tidak disebutkan membenarkan bahwa penyaluran MBG hari ini diliburkan.

“Benar, MBG hari ini libur. Tapi hanya hari ini saja. Besok sudah normal lagi,” ujarnya singkat.

Ribuan Siswa Terdampak Sementara

Dengan tidak beroperasinya SPPG Pasirian selama satu hari, ribuan siswa penerima manfaat untuk sementara tidak mendapatkan asupan MBG sesuai jadwal. Meski hanya berlangsung sehari, kondisi ini tetap menjadi perhatian karena menyangkut pemenuhan gizi anak sekolah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pengelola SPPG Pasirian maupun BGN terkait kepastian pencairan anggaran dan mekanisme antisipasi agar penghentian serupa tidak kembali terjadi.

Sorotan Tata Kelola MBG

Kasus SPPG Pasirian ini menambah daftar wilayah yang terdampak keterlambatan pencairan anggaran MBG. Situasi tersebut kembali menyoroti pentingnya kepastian pendanaan dan sistem pengamanan operasional, mengingat program MBG menyasar kelompok rentan dan bersifat layanan publik esensial.

Masyarakat berharap penyaluran MBG di Pasirian dapat kembali berjalan normal mulai Kamis, 5 Februari 2026, serta tidak terjadi lagi penghentian layanan yang berdampak padha ribuan anak sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *