Ketua DPRD Lumajang Hj. Oktaviani: Media Adalah Pilar Demokrasi dan Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Jawa Timur, Lumajang170 Dilihat

Globaltoday id, Lumajang — Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Hj. Oktaviani, SH., MH, menyampaikan sambutan resmi dalam kegiatan Forum Group Discussion (FGD) bersama seluruh organisasi media dan jurnalis Lumajang, Jumat (28/11/2025). Acara ini berlangsung sebagai upaya memperkuat kolaborasi DPRD dengan insan pers demi meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik.

FGD tersebut dihadiri oleh berbagai organisasi media, di antaranya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lumajang, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Ikatan Wartawan Lumajang (IWL), Forum Jurnalis Independen (FORJI) Lumajang, serta Komunikasi Jurnalis Jawa Timur (KJJT). Para pimpinan redaksi dan wartawan dari berbagai platform media online, cetak, dan televisi turut hadir.

-Media Dijelaskan sebagai Pilar Demokrasi dan Pengawal Transparansi

Dalam sambutannya, Hj. Oktaviani menegaskan bahwa media memegang peranan sangat penting dalam pembangunan daerah. Media, menurutnya, bukan hanya jembatan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat, tetapi juga pilar demokrasi yang berfungsi mengawal transparansi, akuntabilitas, dan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.

“DPRD sangat terbuka dan berkomitmen untuk menghadirkan informasi publik yang akurat, tepat waktu, dan mudah diakses oleh masyarakat. Media adalah mitra utama kami dalam menghadirkan transparansi itu,” ujar Oktaviani.

Beliau menyampaikan bahwa setiap langkah kebijakan yang diambil oleh DPRD harus dapat diketahui masyarakat secara utuh. Karena itu, hubungan yang solid antara DPRD dan insan pers menjadi hal mutlak dalam menjaga iklim demokrasi yang sehat di Kabupaten Lumajang.

DPRD Komit untuk Bangun Kemitraan Publikasi yang Lebih Efektif

Dengan mengangkat tema “Menguatkan Kolaborasi DPRD dan Media untuk Peningkatan Keterbukaan Informasi Publik,” Ketua DPRD berharap FGD tersebut dapat melahirkan ide-ide konstruktif terkait:

1. Penguatan sistem komunikasi publik DPRD.

2. Kolaborasi dalam penyebarluasan kebijakan dan informasi penting daerah.

3. Edukasi bersama agar masyarakat semakin aktif berpartisipasi dalam pembangunan.

4. Pencegahan informasi tidak benar atau hoaks yang merugikan masyarakat.

Oktaviani menekankan bahwa keterbukaan informasi bukan sekadar publikasi formal semata, melainkan tanggung jawab moral dalam memberikan layanan informasi yang jujur, transparan, dan berkualitas.

Harapan untuk Sinergi Berkelanjutan dengan Seluruh Organisasi Media

Di akhir sambutannya, Oktaviani menyampaikan apresiasi kepada seluruh organisasi wartawan yang hadir. Ia menegaskan bahwa DPRD tidak dapat menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan secara maksimal tanpa dukungan insan pers.

“Terima kasih kepada PWI, IJTI, IWL, FORJI, KJJT, dan semua rekan-rekan media. Mari terus bersinergi untuk Lumajang yang lebih maju, transparan, dan berintegritas,” pungkasnya.

Oktaviani berharap FGD ini tidak hanya menjadi forum dialog, tetapi juga menjadi tonggak awal lahirnya rekomendasi dan kerja sama yang memperkuat ekosistem informasi publik di Lumajang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *