Pj. Kades Bago Putuskan Ujian Perangkat Desa Diulang, Soal Diserahkan ke DPMDes

Jawa Timur, Lumajang584 Dilihat

Globaltoday.id, Lumajang – Polemik ujian tulis penjaringan dan penyaringan perangkat Desa Bago, Kecamatan Pasirian, akhirnya mendapat titik terang. Pj. Kepala Desa Bago, Wahyudi, secara resmi memutuskan agar ujian tulis diulang setelah menerima laporan dari panitia dan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Panitia penjaringan dan penyaringan perangkat desa sebelumnya telah menyampaikan laporan lengkap kepada Pj. Kades terkait seluruh tahapan sejak awal hingga pelaksanaan ujian tulis. Namun, berdasarkan uraian dan pertimbangan panitia, terdapat permasalahan yang tidak bisa diselesaikan.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pj. Kades melakukan konsultasi dengan Camat Pasirian selaku Ketua Panwascam. Dari hasil musyawarah bersama yang juga dihadiri BPD, Panitia, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas ( 15/9/2025 ), diputuskan bahwa ujian tulis yang telah dilaksanakan dibatalkan. Keputusan ini diambil karena adanya kejanggalan dalam pelaksanaan serta sanggahan dari peserta ujian.

“Setelah mempelajari laporan panitia yang intinya menyerahkan kepada desa untuk mengambil langkah terbaik, kami bermusyawarah dengan BPD. Kesimpulannya, disarankan ujian tertulis diulang, dan soal ujian dibuat oleh DPMDes Kabupaten Lumajang. Secara teknis biar diatur panitia, jangan sampai ada berita acara yang terlewati seperti kemarin,” jelas Wahyudi, Senin (15/9/2025).

Lebih lanjut, Wahyudi menegaskan bahwa pihak pemerintah desa siap membantu agar pelaksanaan ujian ulang bisa segera dijadwalkan.

“Insyaallah kami dari Pemdes secepatnya membantu terlaksananya jadwal ujian tersebut. Semoga setelah itu tidak ada lagi yang protes, semua legowo terhadap hasil akhir. Siapapun yang jadi, merekalah putra-putri Desa Bago terbaik,” ujarnya.

Wahyudi juga menyampaikan harapannya agar setelah ujian ulang nanti, seluruh pihak bisa menerima hasil dengan lapang dada. Ia menekankan bahwa kekompakan dan persatuan masyarakat Desa Bago adalah kunci untuk membawa desa ke arah yang lebih baik.

“Saya yakin Pemdes Bago akan kuat, solid, dan maju ke depannya. Aman dan sejahtera, itu harapan kami. Khususnya saya sebagai Pj. Kades, ingin meninggalkan legacy yang baik untuk Desa Bago karena saya tidak selamanya menjabat, hanya sementara,” tegas Wahyudi.

Dengan adanya keputusan ini, masyarakat Desa Bago berharap polemik yang sempat memanas dapat segera mereda, dan proses penjaringan perangkat desa bisa kembali berjalan sesuai aturan yang berlaku.    (Dodik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *