Globaltoday, Lumajang – Polemik ujian tulis penjaringan dan penyaringan perangkat Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, kini memasuki babak baru. Setelah melalui proses konsultasi dengan DPMDes, panitia pelaksana mengaku pasrah dan menunggu keputusan dari Kepala Desa Bago.
Sabtu, 13 September 2025, awak media Globaltoday berkesempatan menemui Ketua Panitia, Nawawi, di kediamannya. Saat diwawancarai, ia menegaskan bahwa panitia hanya menjalankan tugas sesuai mandat dari desa.
“Pembentukan kepanitiaan itu dari Kades dan BPD, jadi laporan tetap kami serahkan ke Kades. Setelah itu ya terserah keputusan Kades, apakah ujian diulang atau panitia disuruh menetapkan hasil kemarin. Kami panitia sudah pasrah,” ungkap Nawawi.
Nawawi menambahkan, pihaknya akan segera menggelar musyawarah internal untuk merampungkan berita acara dan laporan resmi kepada Kepala Desa sebagai bentuk pertanggungjawaban.
Sementara itu, Pj. Kepala Desa Bago, Wahyudi, ketika ditemui di rumahnya di hari yang sama, mengaku belum menerima laporan resmi dari panitia.
“Saya belum ketemu ketua panitia dan belum menerima laporan hasil konsultasi kemarin dengan DPMDes, jadi saya belum bisa menentukan langkah apa yang akan saya ambil. Saya berharap permasalahan ini bisa secepatnya selesai agar saya bisa berpikir yang lain,” tuturnya.
Dengan situasi yang masih menggantung, masyarakat Desa Bago kini menunggu langkah tegas dari pemerintah desa. Penyelesaian polemik ini dinilai penting agar roda pemerintahan desa kembali berjalan normal dan pelayanan kepada warga tidak terganggu. ( Bersambung )






