Berkat KADIN, Akhirnya TKDV Lumajang Terbentuk: Samco Tegaskan Jangan Ketinggalan Lagi!

Jawa Timur, Lumajang376 Dilihat

Globaltoday.id, Lumajang, 11 Juli 2025 —
Setelah penantian panjang sejak terbitnya Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan dan Pelatihan Vokasi, Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV) Kabupaten Lumajang akhirnya resmi dibentuk. Pembentukan ini digagas dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Terbatas Sekretariat Daerah, Jumat (11/7/2025).

Menariknya, pembentukan TKDV Lumajang ini disebut-sebut merupakan salah satu yang paling akhir di wilayah Tapal Kuda, sebagaimana disampaikan oleh Ketua Kadin Lumajang, Agus Setiawan, S.E, atau yang akrab disapa Samco.

“Kalau melihat Perpres 68 itu sudah terbit tahun 2022, sebenarnya TKDV di Lumajang sudah harus terbentuk sejak dulu. Kita ini termasuk yang terakhir. Tapi kita tetap bersyukur, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali,” ujar Samco dengan penuh semangat.

Ia juga menambahkan bahwa setelah resmi terbentuk, TKDV Lumajang tidak boleh hanya berhenti di tataran formalitas.

“Ke depan, kegiatan dan sinergi lintas sektor harus ditingkatkan. Jangan sampai TKDV ini cuma nama tanpa gerakan,” tegasnya.

Sementara itu, Dodik Supriyatno, salah satu peserta rapat yang mewakili HILLSI (Himpunan Lembaga dan Latihan Seluruh Indonesia), menyampaikan bahwa upaya pembentukan TKDV ini sudah dimulai sejak lama.

“Saya pribadi pernah menghubungi Sekda Lumajang lewat WhatsApp sekitar awal Oktober 2022 untuk menyampaikan pentingnya pembentukan TKDV. Waktu itu Pak Sekda menyarankan agar berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Disnaker, tapi sayangnya respons dari kedua OPD itu sangat lambat,” ungkap Dodik.

Ia menilai pembentukan TKDV tahun ini bisa terwujud berkat dorongan kuat dari Kadin Lumajang, khususnya sosok Samco.

“Saya bersyukur dan berterima kasih kepada Mas Samco. Perjuangan beliau luar biasa, akhirnya tahun ini TKDV Lumajang benar-benar terbentuk,” tambahnya.

Namun, rapat tersebut juga menyisakan catatan kritis. Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang dan Cabang Dinas Pendidikan SMA/SMK Wilayah V Provinsi Jawa Timur tidak hadir dalam forum penting itu. Padahal, sektor pendidikan merupakan pilar utama dalam revitalisasi pendidikan vokasi.

Bahkan, saat salah satu peserta rapat mencoba menghubungi Kepala Dinas Pendidikan melalui pesan WhatsApp dan panggilan telepon, tidak ada jawaban hingga rapat berakhir. Tidak ada pula perwakilan atau pejabat yang didelegasikan untuk hadir. Hal ini memicu tanda tanya besar tentang komitmen Dindik dalam menyukseskan agenda pendidikan vokasi di Lumajang.

Rapat tetap berjalan dan dipimpin oleh Asisten Pemerintahan, Paiman, yang menegaskan bahwa TKDV harus menjadi wadah sinergi konkret antara pendidikan, pelatihan kerja, dan dunia industri.

Dengan semangat kolaborasi lintas sektor dan peran aktif Kadin, pembentukan TKDV Lumajang diharapkan menjadi titik balik untuk memperkuat ekosistem vokasi di daerah, menjawab tantangan dunia kerja, dan mendorong peningkatan daya saing SDM lokal.
( Dodik )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *