Jamaah Haji Embarkasi Juanda Asal Bojonegoro Meninggal Dunia Pasca Mendarat di Bandara King Abdul Aziz Jeddah

Uncategorized335 Dilihat

Globaltoday.id, Bojonegoro, 13 Mei 2025 – “Innalillahi wa inna ilahi rojiun,” itulah kalimat istirja’ yang disampaikan oleh Kasi Haji Kemenag Bojonegoro Dr. Abdulloh Hafidz. M.Ag saat mendapat informasi meninggalnya salah seorang calon jamaah haji yang berangkat tergabung dalam kloter 64. Jamaah haji bernama Masiah sesuai data manives haji berasal dari Desa Purwoasri Kecamatan Sukosewu usia 65 tahun yang dikabarkan meninggal pada pukul 22.16 WAS (Waktu Arab Saudi).

 

Seperti berita sebelumnya bahwa jamaah haji kloter 64 ini berangkat dari Pendopo Malowopati Kabupaten Bojonegoro pada hari Selasa, 20 Mei 2025. Bersama kloter selanjutnya 65,66 dan 67 yang hanya selisih jam saat start pemberangkatan. Kondisi seluruh jamaah saat pemberangkatan dipastikan sehat meski ada juga yang memakai kursi roda dan tongkat tangan. Namun upaya yang telah diusahakan menjadi kuasa Allah SWT hingga tersiar kabar berita meninggal salah satu jamaah saat awal prosesi ibadah haji akan di mulai.

 

Seperti yang dilaporkan oleh Fahrurrozi sebagai Ketua kloter /Pemandu Haji dari Kementrian Agama Bojonegoro yang berada dalam satu pesawat bahwa pasien an. NY. MASIAH/ X4510825/SUB 064/ 65 th/Ds.Purwoasri Sukosewu saat antri turun dari pesawat pukul 20:30 WAS tiba2 jatuh lemas. Upaya evakuasi langsung dilakukan dengan melakukan tindakan Apneu (tindakan mendeteksi pernafasan), GDA 146. TD TIDAK TERDETEKSI. Kemudian dilakukan RJPO. Oksigen 4 lt, masuk epinefrin 1 ampul. Dexa 1 ampul. Namun kondisi napas spontan lemah.

 

Tetap mengupayakan pertolongan, selanjutnya dilakukan apneu lagi oleh tim kesehatan Bandara Arab Saudi. Kemudian dilakukan Tindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP) guna mengetahui kembali fungsi jantung dan pernapasan yang terganggu, namun semua yang dilakukan hasilnya nihil hingga yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia sebelum akhirnya di rujuk oleh tim ambulan bandara dan di rujuk ke klinik bandara. Sekitar pukul 22.16 WAS dinyatakan meninggal.

 

Saat berita ini diturunkan keberadaan jenazah masih ada di klinik Bandara, untuk langkah selanjutnya menunggu ketentuan yang berlaku dilingkungan Kerajaan Saudi Arabia apakah dikebumikan langsung atau menunggu keputusan pihak keluarga besar jamaah haji akan tindakan selanjutnya.

 

Atas kondisi ini Kasi PHU Kementerian Agama Bojonegoro menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya almarhumah dan berdoa agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. (luq)