Wabup Lumajang Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Aswaja di Dusun Gaplek

Jawa Timur, Lumajang759 Dilihat

Globaltoday.id, Lumajang, 11 April 2025 – Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Aswaja di Dusun Gaplek, Desa Pasirian, Kecamatan Pasirian, Jumat pagi (11/4). Prosesi ini menjadi tonggak awal dimulainya pembangunan masjid yang diharapkan menjadi pusat ibadah sekaligus kegiatan sosial-keagamaan warga setempat.

Acara peletakan batu pertama berlangsung khidmat dan dihadiri oleh tokoh agama termasuk ketua MWC NU Pasirian, aparat desa, dan ratusan warga Dusun Gaplek yang antusias menyambut pembangunan masjid ini. Iringan doa dan shalawat menggema menyertai prosesi simbolis tersebut.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Yudha menyampaikan apresiasi tinggi kepada masyarakat Dusun Gaplek atas inisiatif dan gotong royong dalam mewujudkan pembangunan rumah ibadah tersebut.

> *“Pembangunan Masjid Aswaja ini bukan hanya membangun fisik bangunan, tetapi juga membangun kekuatan spiritual dan kebersamaan warga. Ini adalah bukti nyata bahwa semangat ukhuwah dan gotong royong masih hidup di tengah masyarakat kita,”* ujar Yudha.

Ia juga berharap masjid ini nantinya menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial yang terbuka bagi semua kalangan.

> *“Mari kita jadikan masjid ini sebagai tempat yang mempersatukan umat, menumbuhkan nilai-nilai toleransi, dan membangun generasi yang berakhlakul karimah,”* tambahnya.

Pembangunan Masjid Aswaja diharapkan rampung dalam waktu kurang dari satu tahun dengan dukungan dana dari swadaya masyarakat serta donatur yang peduli terhadap pengembangan syiar Islam di wilayah Lumajang.

Kepala Desa Pasirian, Sugeng, dalam kesempatan yang sama, juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Wakil Bupati serta seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa pembangunan masjid ini telah lama menjadi harapan warga yang akhirnya mulai terwujud.

Setelah prosesi peletakan batu pertama, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat.( Dodik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *