DPC SPRI Seluma Angkat Bicara Terkait Ketidaktegasan Satpol PP Kabupaten Seluma, Begini Penjelasannya ???

Headline, Seluma746 Dilihat

Seluma, Globaltoday.id- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Seluma diduga sudah mencederai program Bupati Seluma yakni Seluma Alap. Hal itu terbukti dengan kinerja yang diterapkan oleh kantor tersebut tembang pilih dalam penegakan Peraturan Daerah (Perda).

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pers Republik Indonesia (DPC SPRI) Kabupaten Seluma Ilham Hafdin Haryadi menyesalkan hal tersebut. Dirinya sudah mendengar beberapa isu yang beredar saat ini, khususnya tentang kinerja Satpol PP yang tidak memberikan kinerja semestinya.

“Kami sudah mendengar beberapa isu miring yang kesemuanya itu ditujukan kepada kinerja Satpol PP Kabupaten Seluma. Mulai dari dana makan minum, hingga tembang pilih dalam penegakan perda. Hal ini sangat bertentangan dengan program Bupati Seluma Alap,” tuturnya.

Dirinya menambahkan, bahwa akhir-akhir ini Satpol PP telah dilaporkan oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Seluma ke APH. Dari laporan APDESI diketahui bahwa sudah menunjukkan kinerja dan marwah Satpol PP di Kabupaten Seluma sudah merosot jauh, sehingga masyarakat memberi respon negatif terhadap kinerja Satpol PP serta masyarakat berharap Bupati Seluma menegur dan memberi peringatan keras terkait permasalahan ini kepada Satpol PP.

“Baru-baru ini Satpol PP dilaporkan ke APH, terkait dengan ketidaktegasan dalam pembongkaran Warem. Kami menduga bahwa ada kerjasama antara Satpol PP dan pemilik Warem. Dengan adanya hal itu masyarakat menilai bahwa Satpol PP Seluma perlu dilakukan evaluasi kinerja. Kami akan menemui Bupati Seluma dalam waktu dekat ini, meminta agar Bupati Seluma untuk mengevaluasi kinerja Satpol PP,” imbuhnya.

Diketahui bahwa tugas pokok dan fungsi Satpol PP yaitu: (1) menegakkan Perda dan Perkada, (2) menyelenggarakan ketertiban umum dan ketentraman, dan (3) menyelenggarakan pelindungan masyarakat.

“Kami DPC SPRI Seluma menegaskan kepada pihak Satpol PP khususnya Kabupaten Seluma agar jangan timbang pilih dalam melakukan tugas dan aturan yang sudah berlaku. Hanya sekedar contoh, giliran pedagang kaki lima saat melakukan penggusuran wajah dan sikapnya luar biasa garang, akan tetapi giliran aduan Warem seperti ini dimana letak kegarangan dan ketegasan kalian sebagai petugas yang sudah diberi tanggung jawab penuh oleh pemerintah daerah,” ujarnya. (Rls/Ilh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *