Seluma, Globaltoday.id- Kebijakan setiap transaksi yang berhubungan dengan keuangan daerah harus melalui suatu Bank yang ada didaerah masing-masing tentu akan disambut baik oleh masyarakat, apalagi didalam transaksi tersebut bisa membantu suatu daerah untuk lebih maju kedepannya.
Akan tetapi sangat disayangkan, terkadang kebijakan yang diberlakukan dan diterapkan tak ditunjang oleh kesiapan fasilitas, seperti halnya yang terjadi di Bank Bengkulu Cabang Tais, karena Bank tersebut dalam beberapa bulan terakhir ini tidak bisa menyediakan Kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM), sehingga menyebabkan nasabah yang hendak menarik atau mencairkan uang harus mengantri sangat lama.
Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu nasabah dan owner dari media Pensiljurnalis.my.id bernama Hendri Johan kepada media ini Rabu, (5/7/2023), dirinya mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelayanan dan kualitas Bank Bengkulu Cabang Tais.
Hendri mengatakan, kalau bukan karena ada beberapa aturan yang mengharuskan bertransaksi di Bank Bengkulu Cabang Tais ini, dirinya memastikan orang-orang yang dituntut dengan kecepatan dalam bertransaksi tidak akan ada yang menggunakan Bank Bengkulu karena hanya untuk menarik uang dan bertransaksi nasabah harus mengantri sangat lama.
“Selaku perbankan yang menaungi transaksi yang berhubungan dengan keuangan yang bergulir didalam daerah Kabupaten di Provinsi Bengkulu terutama di Kabupaten Seluma, seharusnya Bank Bengkulu menjaga kepercayaan nasabah, bukannya blunder seperti apa yang terjadi saat ini,” ucapnya.
Hendri menambahkan, kalau Bank Bengkulu Cabang Tais terkesan tidak profesional dan belum mampu menghadapi persaingan bisnis, sebab di era digital dengan tuntutan serba cepat dan praktis seperti sekarang ini, Bank Bengkulu Cabang Tais masih sangat tertinggal jauh terutama didalam pelayanan bertransaksi melalui ATM.
“Kita tidak tahu apa yang sebenarnya menjadi permasalahan Bank Bengkulu Cabang Tais ? apakah mereka hanya menutup-nutupi ketidak profesionalan mereka dalam bekerja ? karena kalau Stok Blangko ATM Kosong, ada yang mengatakan dan sudah ada yang mengurus di Bank Bengkulu langsung bisa membuat ATM,” ungkapnya.
“Kalau memang belum bisa menyediakan Kartu ATM, tentu bukan hal istimewa kalau nasabah baru atau rekening pribadi tempat atau teler nya dibedakan dengan urusan yang berhubungan dengan daerah seperti rekening administrasi Desa atau yang lainnya, sehingga tidak perlu mengantri,” imbuhnya.
Hendri selaku penggiat kontrol sosial, dirinya bersama organisasi medianya akan menyampaikan hal ini kepada DPRD Seluma selaku wakil rakyat, sebab perbankan yang mendapat dana talangan dari Pemeritah Daerah Kabupaten Seluma harus ditegur dan diperingati.
“Bupati Seluma harus tahu persoalan ini, kalau Bank Bengkulu Cabang Tais telah mencoreng dan tidak mendukung program Bupati yang menggalakan perbaikan pelayanan yang digaungkan oleh pasangan Bupati yang berjargon Seluma Alap,” tutupnya.
Pewarta: Ilham
Narasumber: Hendri Johan






