Meneger CGG Angkat Bicara Soal Pungli di PTPN 7, Begini Penjelasannya !!!

Headline, Seluma719 Dilihat

Seluma, Globaltoday.id- Meneger PT Cipta Graha Grawita (CGG) angkat bicara soal tudingan Pungutan Liar (Pungli) yang dilakukan oleh oknum Security kepada setiap supir truk yang mengantar Tandan Buah Sawit (TBS) sebesar Rp 10.000 beberapa waktu yang lalu.

Meneger PT CGG Posma Hutabarat saat dikonfirmasi media ini Senin, (19/6/2023) menjelaskan, bahwa pemungutan tersebut tidak ada dan mobil yang parkir diluar batas wilayah PTPN 7 belum menjadi tanggung jawab dari security PTPN 7 dan security PT CGG karena sudah diluar batas wilayah.

“Kalau masalah pungli atau meminta uang kepada setiap supir truk awalnya saya tidak tau, tetapi semenjak isu yang beredar tentang adanya pungli yang dilakukan oleh security mencuat saya turun tangan dan menanyakan langsung kepada pihak security tentang isu yang ada dilapangan,” ucapnya.

Posma menambahkan, untuk isu Aki mobil yang hilang di salah satu truk milik Iwan Harjo yang juga sebagai anggota DPRD Seluma pada awalnya dirinya belum mengetahui hal tersebut, dikarenakan hilangnya Aki mobil tersebut diperkirakan pada pukul 00.00-03.00 Wib.

“Kejadian hilangnya Aki mobil milik pak Iwan tersebut diperkirakan pada tengah malam dan itu diluar jam kerja atau jam dinas kantor PT CGG, serta mobil pak Iwan itu parkir diluar wilayah” imbuhnya.

Dalam kejadian seperti ini beliau berharap dan menegaskan kepada seluruh security baik security yang ada di PT CGG ataupun security PTPN 7 agar kedepannya tidak menerima uang dalam bentuk apapun dari supir truk.

“Sudah saya tegaskan kepada seluruh security, baik security PT CGG dan security PTPN 7 agar tidak menerima uang dalam bentuk apapun itu, agar kedepannya tidak ada lagi isu miring seperti ini yang menyebabkan citra PTPN 7 buruk di mata supir-supir lainnya atau pihak terkait,” ujarnya.

Pewarta: Ilham

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *