Seluma, Globaltoday.id- Kejadian pengeroyokan menimpa seorang pemuda yang bernama Akbar Saputra (19) warga Desa Simpang 3 Pagar Gasing Kecamatan Talo, Kabupaten Seluma. Korban dikeroyok oleh sejumlah pemuda yang berasal dari Desa Padang Batu Kecamatan Ilir Talo, korban di keroyok di kawasan wisata pantai Pasar Talo Minggu, (7/5/2023) sekitar pukul 16.00 Wib.
Dari pengakuan rekan korban bernama Rolan (19) yang ikut bersama korban mengatakan, kronologis kejadian tersebut bermula saat dirinya beserta korban dan seorang teman perempuannya bernama Putri (19) sedang bersantai di pantai Pasar Talo dengan membawa minuman keras.
Berselang beberapa saat kemudian, saat korban dan temannya sedang menikmati keindahan di pantai Pasar Talo, datang rombongan pelaku yang diduga berjumlah belasan orang tersebut yang belum diketahui identitasnya mendekati korban.
Lanjutnya, Pertama pelaku datang sendirian untuk meminta rokok dan minuman kepada korban, lalu untuk kedua kalinya pelaku datang lagi dan meminta rokok dan minuman kepada korban dan korban memberikannya, Namun karena permintaan yang ketiga kalinya dinilai korban lancang lantaran tanpa pamit, pelaku pun naik pitam hingga memukul korban, dan disusul rekan pelaku lainnya yang ikut mengeroyok.
“Pertama dan kedua kalinya pelaku meminta rokok dan minuman kepada korban, terus korban memberikan rokok dan minumannya kepada pelaku, saat pelaku meminta rokok dan minuman untuk ketiga kalinya dan pelaku tidak pamit kepada korban, akhirnya korban menegur si pelaku,” ungkapnya.
Tak terima dengan teguran korban pelakupun marah-marah dan menantang korban berkelahi hingga berujung pengeroyokan kepada korban.
Akibat dari perkelahian tersebut, korban mengalami luka robek di bagian kepala sebelah kanan, luka robek di bagian daun telinga akibat hunusan botol minuman keras yang dilkaukan oleh pelaku, robek di bagian leher sebelah kiri, urat tangan sebelah kanan putus, pelipis sebelah kanan robek, dan memar di seluruh bagian wajah.
Melihat korban terkapar, rekan korban pun langsung meminta bantuan warga sekitar untuk membawa korban ke Puskesmas Masmambang untuk mendapatkan pertolongan medis.






