Talo, Globaltoday.id- Derasnya hujan dengan intensitas tinggi membuat jalan penghubung Desa Nanti Agung-Talang Panjang jebol pada hari Kamis, (08/12/2022).
Saat di konfirmasi awak media Rejmi Harwin selaku kepala desa Nanti Agung menyampaikan bahwa kejadian tersebut sekitar pukul 03.00 dini hari dimana tidak ada warga yang beraktivitas.
“Jalan itu jebol sedalam 3 meter karena hujan dengan intensitas tinggi yang mengakibatkan banjir disertai oleh derasnya aliran air yang meluap,”ucapnya.
Kejadian ini mengakibatkan lumpuhnya perekonomian warga desa Nanti Agung dalam sektor pertanian di karenakan jalan tersebut adalah jalan sentral pangan dan akses keluar masuk warga desa Nanti Agung sehari-hari.
Rejmi menambahkan bahwa kerugian yang dialami akibat jalan jebol tersebut ditafsir mencapai Rp 15 JT.
Desa Nanti Agung memiliki 2 akses jalan sentral, akan tetapi jalan sentral yang selalu dipergunakan untuk beraktivitas ialah jalan sentral Nanti Agung-Talang Panjang dikarenakan jalan tersebut adalah jalan terdekat warga menuju jalan poros.
”Ya, ada 2 akses jalan sentral kami menuju jalan poros, jalan sentral Nanti Agung-Dusun Padang dan Nanti Agung-Talang Panjang, untuk jarak desa Nanti Agung ke desa Talang Panjang sekitar 2 km, Kalau lewat desa Dusun Padang sekitar 10 km itu sangat memakan waktu yang banyak untuk para warga menuju jalan poros,”tegasnya.
“Untuk saat ini jalan tersebut hanya bisa di lalui oleh kendaraan roda 2, kami dari pemerintahan desa beserta warga akan memperbaiki jalan yang jebol dengan menggunakan batang kelapa dan papan untuk bisa dilewati oleh kendaraan roda 4 besok pada hari Minggu (11/12/2022),”tutupnya.






